Tags

Intermezzo: Lamanya tidak menulis blog tidak berarti saya sedang kekurangan ide, tapi ada keheningan hati di dalam perasaan saya yang akhirnya baru bisa saya tuliskan saat ini. keheningan hati itu kemudian menjadi semakin sepi ketika kejadian yang saya tuliskan ini memaksa saya hanya bisa terdiam. 

Memiliki sahabat merupakan kebahagiaan buat semua orang, menghibur ketika kita sedang kesepian, memberikan semangat ketika kita sedang berjuang, juga teman share kehidupan kita yang naik turun setiap hari. Tapi bagaimana kalau akhirnya sahabat inilah yang ternyata mengambil seseorang yang kamu sayangi. Nyesek abis kan. Orang yang suka kita ajak curhat tentang orang yang kita sayang ternyata juga memiliki perasaan yang sama dengan orang yang kita sayang. akhirnya saya memaafkan sahabat saya ini ketika sabtu kemarin melihatnya. Memaafkan dari hati saya setelah bertahun – tahun memendam perasaan amarah di dalam hati.

Sebelumnya saya bercerita bagaimana awalnya saya berhubungan dengan mantan pacar saya yang akhirnya menjadi milik mantan sahabat saya. Berkenalan dengan mantan pacar saya ini sebenarnya adalah juga dikenalkan dengan sahabat saya ini. *lucu yah, saya berasa dikenalkan dengan sesuatu yang saya benci pada akhirnya. Setelah saya melakukan PDKT ( pendekatan ) selama kira – kira tiga bulan, akhirnya kami berdua menjalankan komitmen untuk menjadi sepasang kekasih :D. Selama bulan – bulan pertama hubungan kami berdua sangat lancar dan saya merasa sangat klik dengan mantan pacar ini. Setiap kesenangan dan permasalahan yang datang selalu saya share kepada mantan sahabat saya ini. Mantan Sahabat saya memberikan solusi dan dukungan kalau saya bercerita tentang mantan pacar saya ini. *salaaaaaaahhhhh bangeeeeetttt kalo diinget – inget lagi.

Saya tidak tahu dimana awalnya mereka ( mantan pacar dan mantan sahabat saya ) bisa dekat. Tapi saya tidak melihat kecurigaan yang mendasar kepada mereka. entah sangat pintar menyembunyikan permainan di belakang saya atau yah saya lengah kepada hal ini. Beberapa kali mereka jalan berdua, saya cuek saja karena saya juga memiliki kesibukan kuliah saat itu. bulan kelima sebagai kekasih, saya melihat tanda – tanda kalau mantan pacar saya ini sepertinya sudah bosan atau tidak memiliki minat untuk melanjutkan hubungan ini tapi seperti yang sudah – sudah saya selalu bertahan. Saya tanyakan kepada mantan pacar saya apakah ada hal yang menganggunya, dia hanya terdiam. saya kemudian curhat kepada mantan sahabat saya, mengenai mantan pacar saya, dia hanya mengatakan tidak mengerti juga kenapa dia seperti itu. *What a liar :D.

Suatu siang di hari minggu di KFC, Mal Taman Anggrek adalah salah satu hari yang ingin saya hapus dari memory saya. di bulan desember 2007, saya lunch bersama dengan mantan pacar saya ini. saya bingung kenapa ia hanya terdiam. mungkin sedang sakit pikir saya saat itu :D. Saat itu, hubungan saya dengan mantan pacar saya sudah berjalan 6 bulan, kira – kira seminggu lagi akan masuk ke bulan ke 7. Mantan sahabat saya ini tiba – tiba datang, saya kaget dan senang karena mungkin secara kebetulan ia melihat kami berdua disini. Berbasa – basi sedikit, mantan sahabat saya mengatakan kalimat yang sangat menusuk perasaan, ketika ia mengatakan ” bim, gw minta maaf sama lo “, saya masih bercanda, dengan mengatakan “hayah, ada apaan lo dateng minta maaf segala” 😀 , dia melanjutkan dengan ” gw harus jujur kalo selama ini gw sayang sama pacar lo ( matanya tertuju kepada mantan pacar saya )  “saya pikir dia bercanda tapi ternyata serius. Dia melanjutkan dengan mengatakan kalimat – kalimat yang kalau dirangkum, mereka sudah saling mencintai sejak lama. *hahaha!! Keparat! Dua orang penipu ini berhasil memainkan perasaan saya dan mengancurkan perasaan ini dengan indahnya. 

Kemudian lama kami bertiga terdiam di meja berwarna merah itu, kentang goreng tidak membuat saya bernafsu untuk saya habiskan. Selera makan pun hilang saat itu. Saya meminta mantan sahabat saya untuk pergi, setelah ia pergi kemudian saya berbicara dengan mantan pacar saya, dia dengan datar mengatakan kalau ia telah mencintai sahabat saya sudah lama. Saat itu saya merasa sangat bodoh karena dikerjai sama dua orang brengsek ini. saya kemudian mengantarnya pulang, ke daerah tangerang. selama perjalanan dengan menggunakan bus, kami berdua hanya terdiam. sesekali dia meminta maaf kepada saya, tapi saya hanya bisa terdiam. bagai kepingan CD yang dinyalakan dalam CD player seketika remote menyuruhnya terhenti dengan menekan tombol pause. yah Pause. dunia sayapun terhenti sejenak. Selama di bus, saya mengutuk diri saya yang lagi – lagi tidak dipilih oleh seorang wanita. *huh, menyebalkan kalau diingat. sampai di rumahnya, saya berpamitan dengan orang tuanya yang saat itu kebetulan ada di rumah. saya diantar oleh kedua orang tuanya keluar rumah. mantan pacar saya memilih untuk tetap di kamarnya. Tidak mengantar saya. *nelpon mantan sahabat saya kali yah dengan mengatakan mission accomplished.

Pulang menuju bekasi dengan menaiki bis, diiring kesedihan, kekesalan dan amarah. Saya melihat handphone sony ericcson saya banyak telefon dari mantan pacar saya, dan beberapa sms yang berisi permintaan maaf, saya abaikan semua komunikasi dari dia saat itu. semuanya sudah menjadi rasa benci yang amat sangat di perasaan saya. bayangan kebahagiaan itu sudah di rusak oleh penghianatan yang melebihi G 30 S PKI, *lah kemana-mana jadinya. sampai di rumah, saya malas ngelakuin apapun, bahkan untuk membuat tugas kuliahpun, saya hilang semangat. Saya buka komputer dan handphone saya, saya hapus semua hal yang berhubungan dengan mantan saya dan sahabat saya baik foto dan nomor kontak. mencoba untuk menghilangkan semuanya meski beberapa waktu setelah itu, mereka berdua mencoba untuk menghubungi saya untuk membicarakan baik – baik. *persetan dengan kata baik – baik, cuman basa basi yang berakhir misery aja di perasaan. lama mereka menyerah sepertinya dan berhenti menghubungi saya. perasaan kehilangan saya alami berbulan – bulan, kehilangan sahabat dan pacar dalam satu waktu merupakan pukulan yang telak. hati saya merasakan pause. berhenti.

Tidak ada kabar dari mereka berdua dan kesibukan kuliah membuat saya lupa dan saya berhasil moving on. 😀 dunia rasanya indah lagi. rasanya hidup sudah menekan tombol play lagi di diri saya. pada 2010, mereka akhirnya menikah. saya mengetahui dari email yang dikirimkan mantan sahabat saya kepada saya. apakah saya datang ke nikahannya? yes saya datang. saya melihat kebahagiaan keduanya. ketika mereka meminta untuk foto bersama, saya menolak. saya tidak ingin di masa depan ketika mereka melihat foto itu, mereka teringat bahwa kenangan indah mereka berasal dari saya yang telah mereka hancurkan demi cinta mereka. pada tahun 2010 juga saya bertemu dengan seseorang yang berhasil juga menekan tombol pause dalam hidup saya. nanti akan saya ceritakan.

Kemarin tepatnya hari sabtu 14 Juli 2012. saya berjalan – jalan ke gandaria city, mengisi malam minggu saya, *yah daripada galau kan :D. mata saya tertuju kepada sebuah keluarga kecil di KFC lantai dasar. Tuhan memberikan kejutan lagi dalam hidup saya saat itu, kebetulan yang sangat diluar dugaan. keluarga kecil tersebut saya mengenalnya, yah itulah mereka mantan sahabat dan mantan pacar saya sedang makan bersama, ditambah dengan anak yang dari kejauhan mungkin berumur 1 tahunan. mereka penuh tawa bahagia. masa lalu kembali menekan tombol pause dalam hidup saya saat itu. Dan saat itulah hati saya memaafkan mereka berdua. akhirnya saya relieve, ada sisi di rongga hati ini yang akhirnya bisa mendapatkan udara setelah sekian lama hampa. saya memilih untuk berjalan terus dan hati ini mendoakan mereka berdua + anak kecil lucu itu. saya berjalan menuju pertemuan dengan sahabat saya saat ini cici mashashy di event adidas gandaria city. 😀

malamnya saya merenung, bahwa sebenarnya mantan sahabat dan mantan pacar saya adalah jodoh. Dan kehadiran saya diantara mereka hanya menjadi pintu masuk kebahagiaan mereka. Raut bahagia yang mereka rasakan adalah pintu maaf yang akhirnya terbuka setelah sekian lama, lucunya hal ini tidak terjadi ketika saya melihat raut bahagia ketika pernikahan mereka. Tuhan memang aneh, manusia yang memiliki rencana yang sangat besar, tapi bisa dikalahkan oleh kehendak kecil Tuhan. Saya mengerti bahwa diantara saya, mantan pacar dan sahabat saya ini pada akhirnya menjadi pemenang. kami bertiga menjadi bahagia, itulah kemenangan yang sebenarnya. Kekesalan dan kebencian hilang hanya dalam hitungan menit. Terima Kasih Allah. Alhamdulillah. Allah maha membolak – balik perasaan saya, ketika dahulu di KFC juga perasaan amarah ini berasal dan Allah juga melegakan hati saya juga di KFC meskipun tempatnya berbeda. Subhanallah.

Saya akhirnya moving on dari masa lalu itu dan mengejar seseorang yang berhasil menekan tombol “stop” dalam hidup saya saat ini. 😀

Post ini untuk: Gladys dan Dani. Semoga kalian berdua selalu bahagia.

Ditulis ketika: puasa di hari senin yang panas banget, kepikiran teh manis buat buka puasa nanti. 

Advertisements