Tags

Ketika kalian meninggalkan dunia ini apa yang kalian tinggalkan untuk orang – orang setelah kalian?. Warisan berupa uang sudah sangat biasa, materi itu mudah habis kalau sudah habis maka yah ingatan orang kepada kamu akan hilang juga. hahaha. tidak bermaksud untuk sinis tapi memang begitulah keadaannya. ada pepatah yang bagus mengenai kenangan akan orang yang sudah mati: gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan nama. nah, kita sebagai manusia, nama kita akan dikenang sebagai apa masalahnya? apakah dikenang dengan cara yang baik atau sebaliknya, sebagai sosok kontroversial, lebih sadisnya lagi dikenang sebagai sosok yang penuh kejahatan. hiiiyy serem πŸ˜€ . intinya, Ketika kita mati, kita akan meninggalkan suatu hal yang abadi. *apakah itu? kenangan dan ingatan orang lain akan diri kita.

Hitler, Joker, Dalai Lama, Gandhi, Soeharto, Alexander The Great. 6 nama yang saya tulis sebelumnya, apa kesan kalian terhadap orang – orang tersebut? kalau saya, Hitler dan Joker adalah orang sadis yang tidak mengenal ampun, mereka psikopat yang sangat pintar. Dalai Lama dan Gandhi, dua sosok yang penuh kebaikan untuk umat manusia. Soeharto dan Alexander The Great, kontroversi selalu mewarnai dua sosok ini, selalu ada debat buat menentukan baik atau buruknya dua orang ini, selalu ada sisi kontroversi. pada akhirnya, semua tokoh di atas melukiskan diri mereka sendiri ketika mereka hidup, mereka menuliskan sejarah mereka yang kelak diwariskan kepada semua orang yang masih hidup setelah zaman mereka. mereka hidup dalam ingatan kita masing – masing meskipun telah mati.

Sudah pasti teman – teman saya mengenal baik diri seorang bima kan? πŸ˜€ kalau ditanya pasti jawabannya adalah bima itu orang yang nyebelin kalo dikelas, bima itu suka banget sama film, bima itu cowo berbadan besar yang hobinya galau dll. secara garis besar, saya tidak hanya dikenal atau dikenang sebagai satu sosok saja, dikenal sebagai banyak pribadi. Ada rasa senang ketika mereka mengingat saya. πŸ˜€ pernah ada kisah dari sinetron ramadhan judulnya Lorong Waktu, bercerita tentang seorang alim dan seorang yang brengsek. orang alim ini sebelum mati, mencoba minuman keras dan orang brengsek ini sebelum mati, bertobat kepada Tuhan. inti ceritanya ini apabila disesuaikan dengan topik bahasan dalam blog ini, maka dua orang tersebut akan selalu dikenang dengan apa yang mereka lakukan sebelum mati :D. memang tidak adil mengenang apalagi men-judge orang berdasarkan satu hal saja. tapi mau gimana lagi, inilah hidup, berhubungan dengan banyak orang siap – siap aja dinilai dengan banyak perspektif.

Saya akan menceritakan sebuah momen yang saya dapatkan ketika pulang dari acara berkumpul dengan anak – anak kaskus seraper pada 8 juli 2012 kemarin, saya kangen suatu tempat ketika saya masih kecil, kenangan membawa saya ke tempat itu pada hari itu. kenangan yang akan membawa saya menyukai makanan bernama ketoprak.

Pada waktu kecil, saya sering diajak mama bermain di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat, di daerah dimana saudara saya tinggal. Kesukaan saya adalah bermain di sebuah gedung, dulunya sangat terkenal, namanya tomang tol. gedung ini ada taman bermainnya dan di gedung ini ada Texas Fried Chicken. Saya selalu dibelikan nasi dan kentang sama mama kalau main di gedung ini. Namun, ketika saya melewati daerah sana, saya mendapati gedung tersebut sudah tidak terpakai, mati, tidak ada kehidupan hanya gedung kosong dan gelap bahkan tulisan tomang tol-nya pun sudah tidak terlihat lagi 😦 . sayapun luluh melihatnya 😦 sedih melihat kenangan masa kecil saya ternyata 15 tahun kemudian sudah tidak hancur seperti ini. kemudian saya melewati pedagang ketoprak. ketoprak terenak yang se-indonesia menurut pendapat saya *gak lebay coba aja rasanya. rasanya sangat enak sekali. lokasinya di seberang gedung tomang tol. Saya melihat kenangan masa lalu saya yaitu ketoprak enak! ketoprak ini masih sama seperti dulu, berwarna biru, ada tempat minum yang unik dan sekitarnya banyak ember warna warni. kenangan masa lalu itu kembali lagi. saya berhenti dan menyapa abangnya dan saya bilang nama saya bima. abang ketopraknya ternyata masih mengenal saya 😦 😦 terharu setelah bertahun – tahun tidak pernah membeli ketoprak di sana, abang tersebut masih ingat kepada saya. πŸ˜€ abang ketoprak itu mengingat saya karena saya suka pilih – pilih makanan, yaitu tidak pakai tauge dalam membeli ketoprak. saya tidak suka tauge.

abang ketoprak ini kemudian bercerita tentang ketopraknya dan keadaan di sekitarnya. keadaan dimana si abang tidak boleh lagi menggunakan meja di sisi ketopraknya oleh Pemda DKI karena menganggu trotoar dan jalanan sekitar. abang ketoprak ini kemudian duduk berdua dengan saya, mengenang masa lalu, bertanya bagaimana keadaan saya saat ini. ah! senangnya saya diingat sama orang yang secara masuk akal tidak mungkin ingat. bentuk badan, muka pasti sudah berubah namun ternyata diri saya hidup dalam kenangan abang ketoprak tersebut. abang ketoprak mengingat bagaimana saya dulu berdua dengan abang saya ( uda dan abang doni ) membeli ketoprak. hahaha. masa lalu yang penuh cerita. salut sama si abang yang masih mengingat saya. Β πŸ˜€

kalau gedung tomang tol tersebut bisa berbicara mungkin ia akan mengatakan, “wah bima datang lagi, setelah sekian lama, inget gak bim kita pernah bersama – sama, menghibur kamu ketika kamu kecil dengan main di taman bermainnya dan ketika kamu lapar, kamu akan datang bersama mama kamu ke texas fried chicken”. tapi gedung tidak bisa berbicara, manusialah yang bisa berbicara. tukang ketoprak itulah yang berbicara. kita sebagai manusia akan selalu diingat, seperti gedung yang berbicara tentang kenangan saya dengannya. ada rasa bahagia ketika hanya ada cerita bahagia dalam kenangan kita.

Pada akhirnya saya menambah daftar ingatan orang lain kepada saya yaitu: bima yang suka ketoprak tanpa tauge. aha! pelajaran dari cerita saya adalah jalanilah hidup ini dengan bahagia, isilah dengan kenangan – kenangan yang indah, perlakukan orang lain dengan cara yang bagaimana kita ingin diperlakukan. manusia akan selalu diingat, setiap langkah kita adalah sejarah yang kita tuliskan untuk anak cucu kita pada akhirnya. πŸ˜€

Kecil atau besar perbuatan kita selalu ingatlah kalau kita akan selalu hidup dalam ingatan orang lain. pergunakanlah sikap dan perbuatan kita untuk menjadi seseorang yang baik *terserah lo deh kalo mau dikenal jadi penjahat. hidup cuman sekali, pergunakanlah untuk selalu dingat orang lain. kita sebagai manusia mungkin lupa akan apa yang kita lakukan tapi orang lain selalu mengingat apa yang kita lakukan. so, saran saya berhati – hatilah dalam setiap perbuatan.

akhir kata dalam post ini, hiduplah dengan kenangan yang indah di dalamnya, agar kita selalu diingat orang – orang setelah kita.

Kematian hanyalah perginya jiwa dari raga namun kematian tidak pernah membawa kenangan bersamanya. kenangan itu abadi dan selalu hidup dalam ingatan orang – orang yang kita tinggalkan.

PS: ketika menulis post ini, saya baru tau kalo tomang tol itu adalah nama pasar swalayan. sepertinya tomang tol ini kalah bersaing dengan swalayan – swalayan baru sehingga bangkrut. 😦 swalayannya boleh bangkrut, tapi kenangnya selalu diingat oleh saya. πŸ˜€

~ ditulis sambil membaca buku rhenald kasali – marketing in crisis.Β 

Advertisements