Tags

Tahun ini, saya merayakan ulang tahun dengan bermacam rasa. Diiringi dengan ucapan bahagia dari seluruh keluarga, sahabat dan teman – teman dari tengah malam hingga siang hari ini. Terima kasih untuk kebaikan, doa dan perhatian hari ini. Sungguh saya tidak bisa berkata apa – apa selain ucapan terima kasih, semoga temen – temen selalu mendapatkan kebahagiaan setiap harinya. amin.

Tadi malam saya mendapatkan ucapan ulang tahun paling sedih yang pernah saya terima sebelumnya. Belum pernah saya sesedih ini di hari ulang tahun saya. Saya langsung teringat ucapan Budha, yang pernah saya baca di buku. Inilah kata – kata Budha tersebut.

Ketika kebahagiaan datang, kesedihan menunggu di depan pintu. Begitupun sebaliknya, ketika kesedihan datang, kebahagiaan menunggu di depan pintu. Kebahagiaan dan kesedihan selalu datang bersamaan.

Potongan kalimat yang sangat luar biasa dari Budha. Mengajarkan bahwa selalu ada disisi lain dari setiap kejadian yang datang ke hidup kita setiap hati. Sebagai manusia yang memiliki emosi maka akan sulit melihat hal lebih dalam dari setiap kejadian yang menimpa karena seringkali ketika kesedihan datang selalu kita menganggap udah “akhir dunia” dan ketika kebahagiaan datang seolah kita lupa kalau ada kesedihan yang akan segera datang, kita terbuai dengan fananya kebahagiaan itu.

Ucapan selamat ulang tahun yang menyedihkan yang saya dapatkan pada tengah tersebut membenarkan kalimat Budha diatas.

Happy Birthday to you… Happy birthday to you.. happy bday.. happy bday.. happy bday to you.. Tidak banyak ysng bisa aku ucapkan di hari jadi kamu.. selain doa dan berharap supaya apa yang telah kamu cita – citakan dan impikan dapat terwujud dalam pertambahan usia kamu.. semoga juga kebahagiaan akan selalu menyertai langkah kamu kedepannya, kelapangan rizki tentunya juga tak lupa aku sisipkan dalam doa diultah kamu ini. Serta semakin dewasa dalam berpikir dan menyikapi segala hal, and bisa menjadi sosok yang selama ini diharapkan mama and papa (amin). 

Maafin Aku…

Aku ga bisa seperti kamu yang memberikan surprise dihari ultah kamu ini seperti apa yang telah kamu lakukan ke aku pada saat aku ultah.

Maafin Aku..

Yang ga bisa memberikan hadiah istimewa seperti apa yang telah kamu berikan dihari bahagia aku..

Maafin aku..

Yang memberikan suasana berbeda saat ini dalam hubungan kita disaat kamu memperingati hari spesial dalam hidup kamu ini. 

Maafin aku..

yang ga bisa memberikan kebahagiaan untuk sekarang ataupun nanti, malahan aku merasa, aku membuat kamu luka dan memberikan kesedihan. 

Maafin aku untuk semua itu.. sukses untuk kamu kedepannya dan aku berharap kebahagiaan selalu menyertai langkah kamu.

Best regards, 

*****

Membaca kalimat tersebut perasaan bahagia di hari ulang tahun mendadak berubah menjadi kesedihan. Tulisan yang berasal dari orang yang saya sayang yang bahkan tidak mengijinkan rasa bahagia ia berikan pada hari ulang tahun ini. Disaat inilah saya merasakan bahwa sebuah lagu Dewi Lestari berjudul selamat ulang tahun begitu pas saat itu. Lirik dan nada yang sangat kelam membuat saya semakin meradang saat ini. Begini liriknya lagu Dewi Lestari – Selamat Ulang Tahun ;

Ribuan detik kuhabisi
Jalanan lengang kutentang
Oh, gelapnya, tiada yang buka
Adakah dunia mengerti?

Miliaran panah jarak kita
Tak jua tumbuh sayapku
Satu-satunya cara yang ada
Gelombang tuk ku bicara

Tahanlah, wahai Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang harus tiba tepat waktunya
Untuk dia yang terjaga menantiku

Tengah malamnya lewat sudah
Tiada kejutan tersisa
Aku terlunta, tanpa sarana
Saluran tuk ku bicara

Jangan berjalan, Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang harus tiba tepat waktunya
Semoga dia masih ada menantiku

Mundurlah, wahai Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang tertahan tuk kuucapkan
Yang harusnya tiba tepat waktunya
Dan rasa cinta yang s’lalu membara
Untuk dia yang terjaga
Menantiku

~ ditulis ketika mengingat film madagascar 3 semalam.

PS: untuk kamu **** yang membaca ini, Cinta aku ke kamu lebih besar dari semua luka dan rasa sakit yang aku terima dari kamu.  

Advertisements